Dampak Film porno di tonton bersama

Video Rate:
3.67 / 5 ( 3votes )
1412 views

Cerita seks  – Suatu hari di awal bulan Juli tahun 2018 lalu di rumahku Malam sepi. Sore itu ibuku sedang pergi ke luar kota dan ayahku sedang bekerja di kantornya. Kuundang kedua temanku yang juga sering kukhayalkan bercumbu denganku. Ambar dan Ully. Mereka sama-sama memiliki payudara yang sama mencetak dengan punyaku. Kami lalu bertiga menonton VCD yang sengaja kuputar film porno yang kupinjam dari sebuah rental. Kami bertiga duduk berdampingan di kursi sofa. Ambar di sebelah kiriku dan Ully di sebelah kananku.

Pada saat adegan kedua baru mulai vaginaku sudah terasa basah dan tanganku masuk ke celana jeans pendek ketatku. Kebetulan saya sengaja tidak memakai CD Gerbang jariku langsung masuk ke vaginaku dan menggeseknya. Ambar melihat perbuatanku dan istirahat juga ikut masuk ke vaginanya sendiri. Tanganku lalu meremas kedua payudaranya yang masih membentuk kaos oblong yang dikenakannya. Dia tidak menolak dan bibirnya menyamarkan bibirku dan juga meremas dan kedua payudaraku. Kami saling meremas dan lidah kami saling menjilat di dalam kehangatan ciuman. Ully yang berada di belakangku bergabung dengan penempatankan kedua payudaranya ke punggungku. Lalu Ambar kutidurkan dan kulepas kaos yang kukenakan.

Setelah itu kutindih dia sambil membaca kuciumi. Ully melepas BH-ku dari belakang. Aku akan membalik untuk mencium Ully, tapi dia dari rujukan kedua yang telah meluncurkan celana panjang pendek ketatku. Jarinya berusaha masuk ke vaginaku yang bertambah basah.

Tiba-tiba saja ada telepon yang ada di rumahku berdering. Aku tidak memakai pakaian yang sebelumnya dilepas bangkit ke meja telepon. Ternyata telepon dari ayahku yang mengabarkan bahwa dia tidak pulang karena ada urusan. Aku merasa senang dan berencana mengajak Ambar dan Ully menginap di rumahku. Aku memasok gagang telepon dan menuju ke kursi sofa. Kulihat Ambar dan Ully sudah sama-sama hanya menggunakan pakaian dalam berciuman dan mencoba dengan melepas BH yang dikenakan. Kukejutkan mereka dan kukatakan bahwa pemainan ini harus dihentikan sementara. Mereka kuminta pulang dulu dan kusuruh datang pukul 8 malam untuk berangkat permainan. Mereka setuju.

Malamnya Ully datang pertama kali. Karena aku tidak sabar dia masuk dan aku menutup pintu, aku memeluknya dari belakang dan kuremas kedua payudaranya. Kudengar bel pintu. Aku melepaskan pelukanku dan kusuruh Ully langsung ke kamar. Aku membuka pintu dan menunjukkan Ambar telah datang. Langsung saja kami masuk kamar. Kulihat Ully sudah ada di tempat yang sedang tiduran di tempat tidur. Kusuruh Ambar untuk mencumbunya dulu. Ambar langsung melepas pakaiannya dan ternyata dia tidak memaksakan BH hanya memakai kaos singlet dan CD.

Dia lalu menghampiri Ully dan mendudukkannya. Dia lalu mencium Ully dan melatih kembali BH yang dikenakan Ully. Juga Ullyapkan kaos singlet yang dipakai dan yang hanya untuk makan siang tanpa pakaian. Kulepas pakaian tidurku. Ambar yang melihatku langsung turun dari tempat tidur Bersama Ully. Ambarorongku sampai ke Halaman berikutnya. Mencium bibirku dan meremas payudara kiriku. Sedangkan Ully jongkok di samping kakiku dan kaki Ambar kemudian menjilati vaginaku yang menjijikkan sambil tidak lupa tangan kirinya meremas Kedua payudara Ambar dan tangan kanannya meremas payudara kananku. Aku merasakan kenikmatan yang tiada duanya.

Setelah beberapa menit Ambar dan Ully menjamah tubuhku dan aku sudah merasakan lemas, saling saling berpelukan dan saling menempelkan vaginanya. Mereka mendesah bersama-sama. Setelah itu Ambarup pelukannya dan lalu naik ke tempat tidur. Telanjang dan melintang menindihnya sambil menciumnya. Tangannya masuk ke vagina Ambar dan mengocoknya perlahan-lahan. Mulutnya perlahan-lahan turun ke vaginanya. Sambil jarinya mengocok vagina Ambar mulutnya juga menjilatinya. Aku yang sudah bergairah lagi ikut bergabung dengan mencium bibirnya yang kelihatannya akan mengeluarkan desahan. Kucium dan kujilat lidahnya. Dia membalas sambil menghargai tanganku yang enak agar meremas Kedua payudaranya.Kuremas kedua payudaranya dan sejenak juga meremas kedua payudaraku. Ambar bisa lebih lama dari duyung jamnyaanku dan Ully.

Sekarang giliran Ully. Ulangan telentang dan payudara kirinya dihisap oleh Ambar dan kanannya kuhisap. Dia mendesah dan kedua pasien juga dengan kedua pembayaran kedua dan kedua payudara Ambar secara bergantian. Jariku dan jari Ambar masuk kemudian ke vagina Ully dan mengocoknya perlahan-lahan. Ully lah yang akan mendesah lebih keras lagi. Bayangan dan bibir Ambar berebutan untuk menahannya. Bibir Gaharu tetap berciuman sambil menjulurkan jari Kami bisa keluar dari vagina Ully dan naik ke atas berebutan Kedua payudara Ully. Kami sedang meremas dada Kedua Ully dan ciuman Kami turun ke bawah dan menjilati vagina Ully. Ully ternyata kalah dariku dalam bertahan.

Setelah puas berkah kami melanjutkannya lagi. Aku tidur bersama tengah berhadap dengan Ully dan Ambar berada di belakangku. Kami mulai dari awal dan tidak lupa bergantian posisi tengah, depan, belakang. Kami bercumbu sampai sekitar pukul 3 dini hari. Setelah itu kami tertidur pulas sebagai kenangan. Dengan posisi aku dipeluk Ambar dari depan dan Ully dari belakang.

Pagi yang terbangun dan kulihat Ambar dan Ully sudah tidak ada di tempat tidur. Kudengar desahan-desahan dari dalam kamar mandi. Aku bangkit dan berjalan ke kamar mandi. Kulihat Ambar dan Ully duduk berhadap bak mandi yang lengkap dengan busa sabun. Mereka adalah orang yang sangat berbeda dengan mereka. Aku kemudian berdiri di bawah piring dan kuhidupkan kran. Ambar bangkit dari bak mandi dan menutup kran. Dia juga berdiri dibelakangku dan mengambil badan shower. Diusapkannya mandi tubuh ke kedua payudaraku dari belakang dan kemudian meremas-remas kedua payudaraku. Aku membalik tubuhku dan membalas meremas Kedua payudaranya.

Dia bisa meratakan tubuh ke seluruh tubuhku kemudian memeluk tubuhku. Kemudian untuk membuka kran Tulang lagi. Kami saling melepas pelukan dan saling membilas tubuh kami dan juga meremas payudara kedua dan beberapa bagian yang lain. Setelah itu bersih dari sabun dan busanya, Ambar mematikan kran dan keluar dari kamar mandi sambil menggaet handuk.

Aku masih berdiri dan melihat Ully yang tidur di bath tub yang airnya sudah kering tinggal busa sabun yang menempel di tubuh. Kulihat kedua payudaranya dan kururu. Setelah itu kutindih tubuh dan kami pindah posisi. Aku sekarang di bawah dia di atas dan duduk dengan posisi kedua kami saling menghitung. Dia meremas-remas kedua payudaraku. Kemudian dia mengusap seluruh tubuhku dengan busa sabun yang menempel di tubuhnya. Kemudian dia menindihku dan membuka kran bak mandi. Kami saling membilas tubuh kami dan juga meremas payudara kedua dan beberapa bagian yang lain.

Setelah itu aku lebih dulu keluar dari kamar mandi setelah menghanduki tubuhku. Aku keluar dengan telanjang karena handuknya dipakai oleh Ully. Ambar ternyata tidak berada di kamar. Aku keluar dan kulihat Ambar dengan melilitkan handuk di tulang sedang berjalan ke arahku sambil makan secangkir kopi. Kusongsong dia dan kucium Dia sambil menyajikan tanganku dari cangkir. Kuletakkan cangkir ke meja yang ada di sebelah kami dan tanganku. Handuk yang dipakai Ambar. Kupeluk dia bersamaan dengan pelukan Ully dari belakang. Aku ingin mulai dari awal lagi tapi kudengar klakson mobil. Kami bertiga berhamburan cepat-cepat memakai kembali pakaian. Ternyata ayahku yang datang.

Hari itu kami tidak melanjutkan percumbuan karena ayahku seharian di rumah. Ambar dan Ully juga pulang ke kostnya masing-masing. Kami di hari-hari selanjutnya kami bertiga bercumbu kembali. Entah di rumahku pada saat sepi atau di tempat kost Ambar atau di tempat kost Ully. Tapi sejak awal bulan Agustus tahun 2018 Ully telah menggunakan cewek baru yang masih muda dan memutuskan berpisah denganku dan Ambar. Perpisahan dirayakan dengan bercumbuundang suntuk antara aku, Ambar, Ully dan ceweknya. Sejak itu aku hanya bercumbu dengan Ambar. Begitulah pengalamanku bercumbu dengan sesama wanita.

Category: Cerita Sex

Related video